Dulu
Mereka
palu para penguasa
Dibuatnya
gigil ketar-ketir
Dibuatnya
tunggang-langgang
Tapi
dulu
Dulu
Mereka
sabit ketidakadilan
Paling
lantang digaris depan
Pantang
pulang sebelum menang
Tapi
dulu
Bak
infanteri perang
Berarmor
semangat dan logika
Bersenjata
pena dan media
Bidikannya
jabatan para penguasa
Sekarang
mereka
yang katanya
Masinisnya
perubahan
Pilotnya
perkontrolan
Jenderalnya
perlindungan
Malah
jadi endorse produk media sosial
Tergiur
sama jumlah nominal
Ada
yang jadi dalang kriminal
Tak
beda jauh hewan nihil akal
Hei
kau mahasiswa!
Buka
bukumu
Jangan
baca Facebook mulu
Hidupkan
diskusimu
Jangan scrol
Instagram mulu
Suarakan
aksimu
Jangan
ghibah Twitter mulu
Turut
berduka cita atas lunturnya
idealisme mahasiswa
saat ini.
Maka
sewajibnya anak-anak FUAD
yang
menjadi purwarupa tunggal mahasiswa kini-abadi.
Tulungagung, 24 Maret 2021
PENYAIR:
Muhammad Faried
(Aqidah dan Filsafat Islam)
Devisi Literasi DEMA FUAD 21/22

0 komentar:
Post a Comment